Showing posts with label experiencelain. Show all posts
Showing posts with label experiencelain. Show all posts

Cerita Jobseeker: ODP Bank BTN

Sudah lama sekali blog ini belum update artikel baru dikarenakan banyaknya hal-hal yang tidak dapat penulis tunda untuk dikerjakan seperti mengerjakan tugas akhir, dan pusingnya mencari pekerjaan, tentunya selain rasa malas saya untuk menulis artikel baru hehe. Tapi alhamdulillah semua itu dapat saya jalani walaupun banyak sekali drama dan kendala selama prosesnya.

Tentunya setelah dipusingkan dengan Tugas Akhir dan euforia wisuda yang mulai meredup, muncullah tantangan baru dalam mencari pekerjaan yang diinginkan. Jangan ditanya betapa stress, pusing dan capeknya fase ini. Ternyata mencari pekerjaan tidaklah semudah yang dibayangkan. Sangat menguras banyak tenaga, pikiran, uang dan tentu saja mental karena kita harus kuat saat harapan kita diputus oleh kata penolakan dari perusahaan yang kita daftar. Sudah tak terhitung lagi berapa lowongan yang telah saya daftar, belajar psikotes, toefl, bolak-balik keluar kota sendirian, tak tau arah dan tujuan cuma bermodal GPS dan abang gojek dalam mencari tempat tes. Ingat sekali pernah tiap hari dalam dua minggu bolak-balik tangerang-jakarta yang memakan waktu 2 jam perjalanan desak-desakkan naik KRL dan bis sendirian, buta arah mencari tempat tes di ibu kota, numpang mandi di masjid, pas lagi di tengah jalan mampir dulu ke mall terkedekat cuma buat numpang sholat dan semua itu saya lakukan sendirian karena teman-teman saya kebanyakan belum fokus dalam mencari pekerjaan saat itu. Sedih sekali kalo ingat masa itu sendirian macam anak ilang di jakarta haha. Walaupun hasil tesnya berujung penolakan namun saya tetap bersyukur karena berkat itu semua saya mendapat banyak pelajaran dan pengalaman yang sangat berguna sebagai modal tes-tes rekrutmen selanjutnya.
My Batch
Saya sangat mengerti sekali bagaimana perasaan teman-teman pembaca yang tengah mencari pekerjaan impian saat ini. Maka dari itu saya ingin berbagi pengalaman saya saat saya sedang menjadi jobseeker dulu sekaligus ingin menepati nazar saya untuk menuliskan pengalaman ini jika saya sudah mendapat pekerjaan nantinya. Sebenarnya ada banyak sekali perusahaan yang saya lamar, tapi banyak juga yang ter-skip akibat di-PHPin tidak dipanggil-panggil tes atau juga kandas ditahap wawancara HR. Tahap terjauh yang berhasil saya lalui yaitu tahap presentasi dan wawancara akhir di rekrutmen Astra International Tbk dengan posisi Audit & Risk Trainee (AR Trainee) dan Officer Development Program (ODP) bank BTN dan dua pengalaman ini yang paling berkesan bagi saya. Then karena yang pecah telor adalah ODP bank BTN maka di artikel ini saya akan berbagi cerita saat saya mengikuti tes ODP bank BTN.
(Baca Juga : Kiat Optimasi Media Sosial Sebagai Media Branding)

Oh iya, Saya menulis ini murni hanya ingin sharing sekaligus membagikan tips-tips yang saya ketahui tanpa adanya maksud riya/sombong. Saya berharap cerita ini dapat memberi gambaran dan bermanfaat bagi pembaca yang tengah berjuang dalam mencari pekerjaan. Oke cekidot

Kenapa Bank?
Oke kalo kalian pingin tau alasan saya kenapa mendaftar di bank. Jujur sejujurnya dulu gak ada niatan sama sekali buat daftar di bank. Terlebih saya yang selalu dicekokin ilmu keteknikan selama 4 tahun tentu bayangan saya akan bekerja di perusahaan manufaktur macam perusahaan otomotif,  tambang atau customer goods atau perusahaan jasa seperti pada bidang telekomuniasi / ecommerce dan lain sebagainya. Gak ada bayangan sama sekali buat lari ke bank, maklumlah, karena lagi anget-angetnya fresh from the oven baru lulus kuliah sehingga ego saya saat itu masih besar dalam memilih pekerjaan. Lalu kenapa bisa daftar bank? Ya kalo boleh jujur lagi, karena waktu itu lagi capek-capeknya menerima penokan demi penolakan dan saya memang ingin sekali mengawali karir saya di jalur MT (management trainee) atau ODP. Maka jadilah iseng-iseng mendaftar ODP dari dua Bank (Bank BTN dan Bank pita biru). hehe. Walaupun diawali iseng-iseng namun alhamdulillah saya akhirnya sangat bersyukur sekali dapat diterima di bank BTN melalui jalur ODP.

Tahap 1 : Wawancara Awal
Oke, Setelah melakukan pendaftaran online melalui situs recruitment.btn.co.id, maka tahap yang harus dilalui selanjutnya adalah wawancara awal. Oh iya, biasanya ODP BTN ini buka rekrutmen di beberapa kota untuk satu batchnya dan kebetulan saat itu saya mendaftar di wilayah rekrutmen Semarang. Saat itu tempat tesnya berada di Aula kantor BTN Cabang Semarang. Sempat kaget dan pesimis waktu melihat jumlah pesertanya hampir seribuu dan semuanya melakukan tahap wawancara awal di satu hari itu juga. Kebayang gak tuh antrinya gimana.

Oke ada drama menarik pada saat tes wawancara awal. Jadi karena saya saat itu "kurang tertarik" mengikuti tes bank, maka saya sengaja banget datang mepet-mepet waktu tes. Biar gak kelamaan nunggu pikirku. Saya ingat betul sampai di parkiran tempat tes pukul 09.52 padahal saya dapat jadwal tes jam 10 pagi. Belum lagi dari parkiran ke aula harus jalan kaki agak jauh. Nah pada saat saya sedang jalan kaki menuju aula, tiba-tiba ada seorang bapak-bapak di pojokan yang enggak saya kenal, manggil-manggil saya "Mas-mas sini mas aku nasehatin". Sontak aku samperin dong itu bapak-bapak. "Mas kamu itu kalo datang tes dengan keadaan seperti ini saya jamin langsung dicoret sama interviewernya". Nah loh saya kaget dong baru aja dateng langsung dapet "tamparan" keras dari orang yang kagak dikenal. "Gini lho mas, kamu niat ikut tes enggak masa datang enggak pakai kaos kaki". Lhoo tambah kaget lagi saya, perasaan saya pakai kaos kaki walau memang kaos kaki item ala-ala yang tingginya sematakaki lebih dikit. "Itu lho mas bulu-bulu kakimu kelihatan begitu, enggak rapi, kalo saya yang jadi interviewernya pasti udah saya coret mas. Mending mas sekarang keluar lagi cari kaos kaki item yang panjang di pasar sebelah sana". Oke walaupun awalnya saya bodo amat mau nekat masuk aja dengan kaos kaki ala ala, tapi akhirnya saya turutin juga nasihat bapak itu. Jalan kaki panas-panasan nyari kaos kaki ke pasar, burket dimana-mana, rambut yang udah ditata jadi miring, baju yang udah rapi jadi basah gak karuan. Ditambah waktu tes udah mepet jadi lari-larian kesana kemari. Dan akhirnya saya masuk ruangan pas banget nomor tes saya dipanggil. Walaupun jantung masih deg-degan akibat lari-lari cari kaos kaki, tapi tetep coba stay cool biar keliahatan berwibawa *halah*, jalan dengan tenang menuju interviewer sambil kuberikan salam hangat dan senyuman terganteng yang saya bisa. wkwk. Oke dan wawancara awal cuma berlangsung selama 3 MENIT. *What The.... Cuma diminta untuk perkenalan diri in English,  pertanyaan seputar kegiatan selama kuliah, organisasi, hobi dan komitmen dalam mendaftar di BTN. Sayapun pulang dengan segudang pertanyaan bakal lolos ke tahap selanjutnya atau tidak.

Pesan moral & Tips : Usahakan datang jangan mepet waktu tes, berpakaian formal dan rapi, jangan lupa pakai  kaos kaki (yang cowok), pakai minyak wangi, persiapkan untuk introduction ur self in english, tetap tenang, percaya diri dan selalu tersenyum. :)

Tahap 2 : Tes Potensi Akademik
Satu minggu kemudian akhirnya saya mendapat undangan untuk Tes Potensi Akademik di lokasi yang sama. TPA ini berisi soal-soal seperti soal TPA CPNS ataupun soal Bappenas dan berlangsung kurang lebih 2,5 jam. Kurang lebih gambaran dari tes ini terdiri dari tes verbal (sinonim, antonim, silogisme, artikel, dan lain-lain), Numerik / Aritmatik (deret angka, pola, soal cerita, penalaran, matematika dasar SMA, dan lain-lain), dan Gambar (pola gambar, bangun ruang, dan lain-lain).

Tips : Banyak-banyak berlatih soal TPA dengan berbagai bentuk soal! Jangan lupa berdoa dan sarapan sebelum tes.
(Baca Juga : Pura Diatas Laut Lepas : Uluwatu Bali #KKL)

Tahap 3 : Tes TOEFL
Nah di rekrutmen BTN ini juga ada tes TOEFLnya. Jadi BTN enggak menerima sertifikat toefl (mungkin karena kalo sertifikat bisa dipalsukan). Tes Toefl berlangsung selama 2 jam non stop dan terdiri dari tes listening, grammatikal, reading dan writting seperti tes toefl pada umumnya. Oke tahap ini cukup menguras pikiran dan tenaga. Syarat untuk lulus tahap ini adalah mendapatkan skor minimum 450. Jadi harus benar-benar dipersiapkan!

Tips : Sering berlatih soal toefl. Jika merasa lemah di toelf mungkin bisa ikut bimbel terlebih dahulu atau belajar secara otodidak dari buku-buku toefl. Jangan lupa berdoa dan sarapan sebelum tes!
New Family

Tahap 4 : Tes Psikologi
Dari sekian kali mengikuti psikotes di rekrutmen perusahaan-perusahaan sebelumnya, menurut saya tes psikologi BTN ini salah satu psikotes yang paling banyak dan paling lengkap jenis soalnya. Tesnya berlangsung kurang lebih 4-5 jam non stop. Segala bentuk soal ada semua seperti verbal, numerik, gambar, tes koran, tes kepribadian, essay, tes untuk menggambar bentuk-bentuk tertentu dan masih banyak lagi.
Tips : Persiapkan untuk latihan semua bentuk / jenis soal psikotes, buang air dulu sebelum tes jika diperlukan karena sepanjang tes tidak boleh keluar ruangan. Jangan lupa berdoa dan sarapan sebelum tes!

Tahap 5 : Wawancara Psikolog
Wiih dengan segala kepasrahan akhirnya sampai juga ditahap ini. Ditahap ini kepribadian dan komitmen kita akan digali sama psikolog. Mungkin tiap orang akan mendapatkan pertanyaan yang berbeda, saat itu saya mendapatkan pertanyaan seputar diri kita, pengalaman organisasi, pengalaman kerja, target hidup, kelebihan kekurangan, cara mengatasi konflik, cara mengisi waktu luang, studi kasus, dan lain-lain.
Tips : Menurut saya, tahap wawancara itu hanya dapat dipelajari dengan learning by doing. Karena tiap orang pasti punya kunci / rumusnya masing-masing untuk lolos tahap wawancara. Dan rumus tersebut didapatkan dari pengalaman kalian sendiri (learning by doing). Tidak ada jawaban yang benar atau yang salah. Jadi tidak ada tips khusus yang baku disini karena yang tau rumusnya ya kalian sendiri. Ingat, tiap orang rumusnya gak bakal sama. Belum tentu rumus yang saya pakai berhasil di Anda. Jadi banyak-banyak ikut tes wawancaralah, semakin banyak gagal kita ditahap ini, semakin banyak kita belajar. Oh iya biasanya diakhir wawancara interviewer akan mempersilahkan kita untuk bertanya, saran saya bertanyalah minimal 2 pertanyaan karena menandakan bahwa kita tertarik untuk lebih mengetahui tentang rekrutmen dan perusahaan.

Tahap 6 : LGD
Perjuangan masih belum usai bung.. Tes LGD ini semacam diskusi kelompok. Tiap kelompok akan diberikan isu khusus untuk dibahas dan dicari solusinya.
Tips : Tidak perlu terlalu dominan tapi jangan juga terlalu pasif. Usahakan bicara sesuai tema dan to the poin, tidak berbelit dan berulang-berulang, jangan memaksakan pendapat dan jangan menyalahkan pendapat orang lain. Berusahalah menjadi penengah jika mulai terjadi konflik dan beri solusi yang realistis. Oh iya kalo yang ini saya baca dari internet katanya lebih bagus kalo kita menawarkan diri jadi moderator dan mengingatkan jika waktu diskusi akan habis.

Tahap 7 : Tes Kesehatan
Akhirnyaa tes kesehatan jugaa. Tapi ini belum tahap final sobaat karena masih ada tahap presentasi akhir dan wawancara BOD.
Tahapan tes seperti tes kesehatan pada umumnya mulai dari tekanan darah, detak jantung, ronsen X ray, tes darah, urin, buta warna, minus mata, tes fisik, sampai ada tes "buka-bukannya", mana dokter yang periksa cewek lagi kan jadi maluu wkwk.
Waktu itu yang lolos sampai tahap tes kesehatan ini sekitar 20 orang. Disini kita sudah mulai akrab, bikin group sampai makan bareng. Seneng pokoknya dapat banyak teman baru.
Tips : Istirahat yang cukup, jangan begadang dan jangan kecapekan. Minum air putih yang banyaak, jangan mengkonsumsi obat-obatan dahulu, dan minum vitamin atau minum air kelapa hijau murni untuk detoks racun.
(Baca Juga : Pendakian Gunung Merbabu Jalur Selo : Cerita & Galeri)

Tahap 8 : Presentasi Akhir dan Wawancara BOD
Ditahap ini kita diminta membuat presentasi menggunakan power point. Tema dan kasus presentasi nantinya akan diinfokan by email. Presentasi dilakukan diruang tertutup dengan 2 orang interviewer sebagai penanya. Setelah selesai presentasi kita langsung lanjut wawancara BOD. Saya ingat saat itu yang mewawancarai saya adalah Bapak Eko kepala HCD Pusat. Deg-degan euy. Sayang banget kalo harus berhenti ditahap ini karena tinggal selangkah lagi. Pertanyaan tiap orang bisa berbeda-beda, saat itu saya ditanya seputar diri kita, studi kasus, sampai sudut pandang saya terhadap isu ekonomi, isu sosial dan isu politik yang sedang hangat saat itu.
Daan akhirnya semua tahapan tes telah selesai. Satu minggu kemudian diumumkan bahwa ada 9 orang yang lolos dan resmi diterima di ODP BTN wilayah Semarang. Alhamdulillah saya salah satu yang lolos dari 9 orang itu. Walaupun sebenernya sedih juga karena 11 teman lainnya harus gugur ditahap akhir.
Tips : Berlatih berpresentasi yang baik, jangan gugup, tetap tenang dan percaya diri. Kuasai profil perusahaan, dulu saya sampai meghafalkan visi misi dan nilai budaya perusahaan. Jangan lupa untuk bertanya jika diberi kesempatan bertanya.

Tahap Final : Pengarahan Akhir
Nah jika sudah sampai tahap ini berarti kita sudah fix diterima. Disini kita akan dijelaskan mengenai alur pendidikan, training, syarat dan ketentuan, benefit dll. Selanjutkan kita akan menempuh pendidikan dan training selama kurang lebih 4,5 bulan bersama teman-teman dari wilayah rekrutmen lain. Total diangkatan saya ada sekitar 49 orang dari seluruh indonesia. Adapun rincian pendidikannya adalah 8 hari pendidikan semi militer (Bina mental dan fisik), 2 hari ESQ, 1 bulan pendidikan di dalam kelas (pendidikan perbankan, softskill, motivasi, beautyclass dll), 2,5 bulan training di Kantor/OJT, dan 1 bulan pendidikan dalam kelas pra OJT. Tiap minggu ada ujian-ujiannya juga, makalah dan ada ujian akhir yang nilainya akan diakumulasi untuk menentukan kelulusan program. Alhamdulillah kita satu angkatan lulus semua dan here we go...
Dan akhirnya kita berpisah ke kota penempatan masing-masing~
Begitulah kurang lebih pengalaman, cerita dan beberapa tips saat mengikuti rekrutmen ODP Bank BTN. Walaupun diawali dengan keisengan mendaftar namun saya sangat bersyukur dan tidak menyesal terjun di dunia perbankan. Setelah dipelajari ternyata seruu juga lo kerja di bank terlebih kita jadi punya banyak teman seperjuangan. Yang terpenting apapun pekerjaan kita asal kita dapat menemukan cara untuk bahagia, Inshaa Allah kita akan menjalaninya dengan penuh rasa syukur.

Satu pesanku untuk teman-teman yang sedang berjuang menemukan pekerjaan yang terbaik, Jangan pernah patah semangat! Kecewa boleh, nangis boleh, down boleh, itu manusiawi tapi tolong jangan berlarut-larut! Ambil pelajaran yang baik, buang yang buruk. Experience is the best teacher, you know. Dan yang paling penting yang kadang suka dilupakan adalah kita gak boleh sombong dalam berusaha, minta bantuanlah sama Allah, perbanyak doa, sedekah, dan SELALU MINTA RESTU & DOA ORANG TUA. Ini berefek besaar soob seriuss. Karena gak ada yang kebetulan di dunia ini dan tiap orang punya jalan & ceritanya masing-masing dalam menemukan pekerjaan. Jalanilah dengan versi terbaikmu.

"Kamu Tidak Akan Bisa Hidup Menjadi Manusia yang Sempurna, Namun Setidaknya,  Kamu Dapat Hidup Menjadi Manusia dengan Versi Terbaikmu!"





Samsung Galaxy A7 dan 5 Hal ini Akan Membuat Momen Mendaki Gunungmu Lebih Lengkap & Berkesan

Teduh, sejuk, bunyi cuitan burung, siluet matahari pagi yang membelah kabut dan awan putih adalah pemandangan yang dapat kita lihat saat berada diatas gunung. Belum lagi saat hangatnya sinar matahari pagi mulai menyentuh pori-pori kulit kita seakan memecah hawa dingin membuat rasa lelah dan dahaga terbayar dengan impas. Belum lagi terbayang bagaimana serunya dan hangatnya kebersamaan antar teman-teman pendaki akan membuat kita selalu merindukannya. Siapa yang dapat menolak itu semua?
(Sumber gambar : dokumentasi pribadi)
Mendaki gunung merupakan salah satu aktivitas yang cukup diminati oleh banyak kalangan. Bisa dikatakan mendaki gunung adalah sarana refreshing sekaligus sarana untuk olahraga bagi yang malas gerak. Apalagi jika track yang dilalui cukup menantang tentu akan merangsang adrenalin bagi para pecinta tantangan. Namun dibalik itu, terdapat kepuasan dan kesenangan tersendiri yang ditimbulkan dalam diri kita. Tetap perlu diingat bahwa mendaki gunung bukanlah hal bisa dianggap remeh. Perlu persiapan yang matang agar rencanamu berjalan lancar. Gak mau kan agendamu jadi berantakan dan bermasalah gara-gara kelupaan sesuatu yang dianggap sepele yang ternyata sangat penting saat dibutuhkan? Kamu harus tau nih hal-hal yang wajib kamu siapkan untuk meminimalisir terjadinya hal yang tidak diinginkan agar momen-momen perjalananmu menjadi semakin berkesan dan menyenangkan.
Apa saja itu?

Nah berikut adalah 7 Hal yang Perlu kamu siapkan saat hendak melakukan pendakian, terlebih jika kamu baru pertama kali akan ikut pendakin. Wajib Banget tau.

1. Carrier, Tenda, dan Matras Menjadi Barang Utama Jika Ingin Camping di Gunung
(Sumber gambar : dokumentasi pribadi)
Sebelum mulai pendakian, kamu harus tau berapa lama estimasi lama pendakian akan berlangsung. Ini penting sekali karena jika pendakian membutuhkan waktu yang lama dan menginap, kamu harus membawa peralatan camping seperti tenda, matras, dan tas carrier untuk tempat berlindung saat beristirahat. Selain untuk beristirahat, tenda dan matras juga berfungsi sebagai tempat berlindung dari dinginnya angin malam digunung. Jadi jangan coba-coba mendaki gunung dengan tangan kosong tanpa persiapan ya, karena akan beresiko fatal jika kamu tidak mengindahkan hal ini seperti terkena hipotermia atau tergigit hewan liar saat sedang enak-enaknya tidur.
Oh iya, hal lain yang perlu kamu pertimbangkan untuk dibawa adalah peralatan kecil seperi senter dan jas hujan. Senter sangat dibutuhkan terutama jika kita melakukan pendakian pada malam hari. Jangan sampai kita salah injak dan masuk jurang gara-gara ketoledoran kita membawa senter. Nah, Jas hujan juga sama pentingnya seperti senter, kadang sering dilupakan dan dianggap sepele, namun saat hujan datang, jangan ditanya peran pentingnya barang satu ini.

2. Jangan Sepelekan Sleeping bag, Jaket, dan "Printilan-Printilannya" Jika Kamu Sensitif dengan Suhu Dingin.
(sumber gambar : mataharimall.com)
Bagi sebagian orang mungkin suhu dingin di gunung bukanlah menjadi suatu masalah berarti, terlebih jika ia adalah seorang pendaki profesional. Namun, jika kita baru pertamakali mendaki gunung atau kita sensitif terhadap suhu dingin, jangan pernah menyepelekan peran Sleeping bag dan Jaket. Selain itu, kamu juga bisa mempertimbangkan untuk membawa "printilan-printilannya" seperti sarung tangan, kaos kaki, koyo, obat pribadi dan baju ganti. Jika perlu, buatlah api unggun di depan tenda agar suhu menjadi hangat.

3. Mie Instan, Roti, dan Coklat adalah Bekal Penambah Tenaga Andalan Saat Pendakian
(sumber gambar : explore1ndonesia.blogspot.co.id)
Jangan berharap diatas gunung ada orang jualan warteg, minimarket atau toko kelontong yang bisa kamu sambangi ketika kelaparan. Jangan pernah! Jika kamu gak mau kelaparan dan lemas, kamu harus mempersiapkan bekal yang cukup seperti mie instan, roti, coklat, kornet, sosis, snack ringan ataupun bekal lain yang praktis dan mudah dibawa. Oh iya, kamu juga harus membawa air minum yang cukup untuk mengganti cairan tubuh yang hilang selama pendakian.

4. Ingin Masak Di Gunung? Nesting dan Kompor Mini Solusinya.
(sumber gambar : duapagiwae.blogspot.co.id)
Ini nih solusi jika kamu ingin makan makanan hangat ataupun sekedar minum kopi diatas gunung. Nesting adalah alat masak yang biasanya terbuat dari bahan campuran alumunium. Bentuknya seperti kotak nasi/rantang persegi panjang dan biasanya digunakan untuk kegiatan-kegiatan outdoor. Nesting kurang lengkap tanpa kompor gas mini. Dengan begini, kamu bisa masak-masak deh ataupun sekedar menyeruput air hangat diatas gunung.

5. Seru-Seruan Bareng Temen di Atas Gunung dengan Bermain Kartu ataupun Bermain Gitar.
(sumber gambar : tr.pinterest.com)
Gak lengkap rasanya jika diatas gunung kita enggak main bareng temen-temen pendaki. Simple aja, dengan membawa seperangkat kartu remi kamu sudah bisa memainkan berbagai permainan bersama. Agar lebih seru, bagi yang kalah bermain hukum dengan dicoret bedak ataupun dengan hukuman lain. Nah jika kamu hobi bermain gitar, tidak ada salahnya kamu memboyong alat musik ini saat bertandang ke gunung.

6. Abadikan Momen-Momen Berkesan Selama Pendakian dengan Smartphone Samsung Galaxy A7
(sumber gambar : mataharimall.com)
Smartphone sangat berguna sekali terutama bagi kamu yang ingin semua momen berkesanmu selalu diingat seperti potret perjuanganmu mendaki gunung, potret keindahan alam pegunungan, potret kehangatanmu bersama teman-teman, potret terbitnya matahari pagi yang sinarnya memecah embun pagi, suka dukanya mendaki gunung dan semua momen itu perlu diabadikan. Tentunya untuk menghasilkan gambar yang bagus dibutuhkan smartphone yang tepat.

Samsung Galaxy A7 bisa jadi solusinya nih jika kamu sedang mencari smartphone berkamera bagus dan spesifikasinyapun mantap. Tak perlu kuatir jika kamu ingin menangkap panorama saat gelap, gambar sinar matahari pagi, embun, kabut ataupun gambar burung-burung yang berterbangan cepat karena selain dibekali dengan resolusi kamera sebesar 16MP, juga dilengkapi dengan teknologi aperture f/1.9, OIS (Optical Image Stabilization), autofocus, dan LED flash sehingga gambar yang dihasilkan akan lebih stabil, jernih, dan tampak real. Tenang saja bagi kamu yang suka selfi, kamera depannya juga diimbangi dengan resolusi 16MP sehingga hasil selfimu di pegunungan menjadi semakin cetaar. Kamu gak perlu repot-repot bawa kamera DSLR segede gaban lagi ke gunung deh, cukup selipkan Samsung galaxy di A7 di saku udah bisa foto-foto ria. praktis.
Selain itu, Samsung Galaxy A7 juga dilengkapi dengan kapasitas baterai sebesar 3.600 mAH yang dapat bertahan lama, jadi aman jika dibawa ke gunung dengan keadaan tanpa listrik smartphone ini bisa tetap kamu andalkan. Untuk layarnya, smartphone ini memiliki besaran 5,7 inci dengan resolusi full HD super Amoled dan dilapisi anti gores Corning Gorilla Glass. Oh iya, smartphone samsung ini juga diklaim tahan debu dan air hingga kedalaman 1,5m lho. Jadi gak perlu was-was takut kotor, basah atau layarnya tergores pasir selama pendakian. Aman. Dengan Samsung Galaxy A7 Momen Mendaki Gunungmu menjadi lebih lengkap dan berkesan. Jadi pingin cepat-cepat beli Samsung Galaxy A7 murah di mataharimall.com

Nah, itu semua adalah hal-hal yang perlu dipersiapkan saat kamu ingin mendaki gunung. Jangan sampai ada yang terlewat ya. Satu hal lagi yang harus diingat saat mendaki adalah tetap menjaga kelestarian alam, jangan sampai merusak sumber daya yang ada dan angkut kembali semua sampah yang kamu bawa ya, jangan dibuang sembarangan. Selamat bersenang-senang.

Netizen Bertemu dan Ngobrol Bareng Pak Jokowi

Semenjak saya upload foto bareng pak Jokowi di instagram, ternyata banyak teman-teman yang merasa penasaran dengan cerita dibalik foto tersebut. Mungkin beberapa ada yang heran dan bertanya-tanya kok seorang rakyat jelata macam Hanan bisa foto bareng Pak presiden? Aku mah apa atuh ya.. cuma remah-remah mahasiswa tua yang menunggu kebijakan Skripsi dihapuskan dari syarat lulus..  Orang tua sayapun ternyata gak kalah kepo dan mempertanyakan keaslian foto tersebut. "Mas itu foto yang bareng pak jokowi dan pak ganjar editan atau gimana kok muka mas sama semua". Sayapun cuma bisa ngelus dada. Haduh ibu, wajah anakmu ini dari dulu ya sama kayak gini, tak mungkin berubah jadi muka steven william toh. haha.
Nah daripada saya mengulang-ulang cerita saat bertemu pak Jokowi, jadi mending saya tuliskan ceritanya disini.
Netizen dan Pak Jokowi
Senin tanggal 14 november 2016 lalu, Beberapa blogger dan penggiat sosial media berkesempatan untuk dinner dan ngobrol ringan bareng pak Jokowi. Beliau datang ke Semarang dalam rangka meresmikan kawasam industri di Kendal bersama PM Singapore. Alhamdulillah, saya salah satu blogger yang termasuk dalam undangan tersebut. Rasanya seneng dan sangat excited untuk bisa bertemu pak presiden. Saking semangatnya saya langsung cari kemeja putih dan celana hitam di lemari dan langsung mencucinya agar terlihat bersih juga rapi. Sepatu pantofelpun langsung saya lap biar kinclong mengkilat. Dresscode yang diumumkan memang bercorak hitam putih rapi. 

Kami disuruh datang pukul 17.30 di Hotel Gumaya Semarang. Saat saya datang terlihat para netizen dan wartawan sudah berkumpul di depan pintu utama hotel. Kamipun di cek satu-satu, diraba-raba dan di pindai dengan alat pendeteksi logam oleh petugas. Wajarlah kan mau ketemu pak presiden jadi proses masuknya tak boleh sembarangan. Setelah lolos pengecekan kami dipersilahkan registrasi dan diberi 1 buah kaos bertuliskan "SaveNKRI" untuk dipakai selama acara. Ini penting banget soalnya kalo gak pakai kaos ini kita tidak diperbolehkan masuk. Nah kamipun dipersilahkan menunggu di resto hotel. Ternyata lama juga menunggu acara dimulai, sayapun jadi bosan. Kata petugasnya, pak presiden sedang berdialog dengan para ulama dahulu jadi kami harus menunggu. Untungnya blogger-blogger yang lain mulai berdatangan jadi kita kumpul-kumpul sambil berfoto agar gak bosan. Jadi mirip reunian blogger dengan tema hitam putih. haha
Blogger Semarang
Ternyata acara baru dimulai pukul 20.00, yang artinya 2,5 jam lamanya saya sudah menunggu. Akhirnya kami dipersilahkan memasuki Ballroom hotel yang berada di Lantai 2. Nah sebelum memasuki Ballroom kami diperiksa lagi untuk kedua kalinya. Benda tajam, korek api, dan bahan-bahan berbahaya tidak diperkenankan untuk masuk. Smartphone, kamera, dan alat perekam yang kami bawa juga "disita" untuk sementara. Iya, bener banget. Kami tidak diperbolehkan mendokumentasikan baik itu foto maupun video selama acara sedang berlangsung. Jadi kami masuk ke ballroom dengan tangan kosong, cuma bawa badan, baju, celana dan sepatu. Tapi itu tak jadi masalah, yang penting bisa ketemu pak Presiden..

Saat masuk ballroom kami dipersilahkan untuk makan malam dahulu. Disana sudah tersaji berbagai hidangan dalam bentuk prasmanan. Ada nasi, aneka lauk, buah, salad, hingga dessert berupa aneka kue, dan puding. Tentunya momen ini tak boleh disia-siakan ya terutama bagi anak kost penggemar burjo seperti saya. Lumayanlah  untuk menenangkan cacing-cacing di perut.

Seusai makan kami dipersilahkan memasuki ruangan diskusi. Jadi konsep diskusinya lebih mirip ngobrol ringan sambil duduk di karpet. Pak Jokowi yang melihat kami mencopot sepatu, beliau juga ikutan mencopot sepatunya dan duduk di depan kami bersama beberapa menteri yang hadir. Saya antusias dong bisa melihat Pak Jokowi secara live di depan mata. Sebelum memulai diskusi, beliau mempersilahkan kepada kami untuk foto bersama. Tentunya yang mengambil foto adalah tim dari panitia acara karena kami tidak boleh membawa kamera. Gambar paling atas artikel ini adalah hasil fotonya. hehe. Saya juga berkesempatan berjabat tangan dengan beliau. Beliau terlihat kalem dengan senyum yang khas dan pakaian yang sederhana. Jika dilihat, penampilan pak Jokowi tidak ada yang "wah" bahkan cenderung biasa-biasa saja. Terlihat wajahnya sudah mulai menua, mungkin karena pusing mikirin masalah negara ya. Sehat selalu ya pak.

Sebenarnya apa si tujuan pak Jokowi mengumpulkan kami?
Nah akhirnya Diskusipun dimulai. Pak jokowi mulai bicara dan kamipun mendengarkan dengan seksama. Kata demi kata yang keluar dari mulut beliau rasanya sayang untuk dilewatkan. Dengan diselingi beberapa candaan beliau menceritakan mengenai "kegalauannya" selama ini. Kegalauan kondisi di Indonesia yang sering memanas dengan berkembangnya isu-isu yang bernada cacian, provokasi, fitnah, dan kebencian di internet. Kondisi sosial media sudah parah, karena banyak orang yang menuliskan status nyinyiran. Orang-orang berlagak menjadi politikus andal dan ahli agama untuk menjatuhkan lawannya. Saling serang, beradu argumen, dan tidak ada yang mau mengalah. Jujur saya juga sangat muak dengan kondisi seperti itu. Tiap kali buka Facebook, isinya kata-kata kotor, bahkan banyak teman-teman saya yang share mengenai kejelekan-kejelekan antar "kubu". Please berfikirlah dua kali sebelum klik like dan share sesuatu apalagi jika berkaitan dengan isu sensitif. Itu tidak akan menyelesaikan masalah justu akan memperkeruh keadaan!

Disitu pak Jokowi menceritakan bahwa selain media massa, sosial media juga sangat berpengaruh dalam pembentukan opini publik. Beliau menghimbau agar kami menjadi netizen yang cerdas dan bijak dalam menerima dan membagikan informasi. Taukah kita, Siapa yang diuntungkan jika rakyat Indonesia terbecah belah? FYI, Kondisi perekonomian negara-negara di Asia Tenggara sedang mengalami penguatan yang cukup signifikan. Perekonomian di Asia Tenggara merupakan kondisi yang paling stabil di dunia. Perekonomian Indonesia sendiri (jika saya tidak salah) telah menguat sebesar 6% . Tentunya banyak "pihak-pihak" yang merasa cemburu dengan kondisi ekonomi di Asia Tenggara sehingga "mereka" akan merasa senang jika negara-negara di Asia Tenggara mengalami kegoyahan di internalnya. Pak Jokowi berharap agar kami, para netizen tidak memakan informasi secara mentah-mentah dan tidak ikut-ikutan menuliskan status makian.
Bapak Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika
Pak Rudiantara, menteri komunikasi dan informatika juga menjelaskan bahwa terdapat lebih dari 770ribu situs yang sudah diblokir oleh pemerintah karena mengandung konten negatif, berita kebencian, dan memecah belah. Apabila temen2 menemukan situs yang menyebarkan berita hoax dan konten negatif, temen2 dapat melaporkannya ke www.trustpositif.kominfo.go.id agar dapat ditindak lanjuti. Daripada kita menuliskan status negatif, lebih baik kita menuliskan hal-hal yang bermanfaat. Lebih asik lagi kalo kita dapat menuliskan hal-hal yang berkaitan dengan hobi atau passion kita, misalkan saja hobi kita traveling, ya tuliskanlah mengenai kiat-kiat traveling, yang hobi desain bisa menuliskan tips-tips desain, yang suka berfoto bisa menuliskan tips-tips fotografi. Selain bermanfaat, tulisan tersebut juga dapat meningkatkan personal branding kita. Bayangkan kalo status yang kita tuliskan memuat unsur negatif, selain memicu perpecahan juga membuat personal branding kita menjadi jelek. Rugi banget kan.
"Dan yang paling penting nih! Daripada teman-teman klik like, komen, dan share status-status yang gak jelas. Mending temen-temen klik like, komen, dan share postingan Facebook dan Instagram saya di @hnn_m"
Menteri Luar Negeri, Ibu Retno Lestari Priansari Marsudi.
Setelah Pak presiden dan para menteri berbicara, blogger-bloggerpun diberi kesempatan untuk bertanya jawab dengan pak Presiden. Setiap pertanyaan langsung di jawab oleh pak presiden sambil diiringi riuhnya tepuk tangan blogger.  Sekitar pukul 22.00 acara diskusi pun usai. Pak Jokowi pun meninggalkan ruangan sambil berjabat tangan dengan kami. Beruntung sekali rasanya saya bisa hadir di acara tersebut. Salah satu pengalaman berharga dapat bertemu, berjabat tangan, berdiskusi, dan berfoto bareng dengan pak jokowi.
Nah setelah acara usai, saya tidak langsung pulang, melainkan menunggu di loby hotel untuk melihat Pak Jokowi meninggalkan hotel untuk bertolak ke bandara. Disaat-saat menunggu itulah saya melihat Pak Ganjar, Gubernur Jawa Tengah, Tanpa pikir panjang kami-pun mendatangi beliau dan mengajak foto bersama, Asik banget.
Pak Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah
Kira-kira seperti itulah cerita saya saat bertemu pak Jokowi. Dan yang paling penting disini adalah pembelajaran untuk menjadi netizen yang cerdas dan bijak. Memang setiap orang mempunyai hak untuk berbicara dan menyampaikan pendapat, namun alangkah indah apabila apa yang kita bicarakan dan sampaikan adalah hal-hal yang dapat menginspirasi, memotivasi dan bermanfaat untuk orang lain. Mulutmu adalah harimaumu :)

Salam

Hanan M

Susan Spa & Resort : Wisata di Bandungan Semarang

Jika teman-teman sering berkunjung ke Semarang pasti familiar kan dengan daerah yang bernama Bandungan? Itu lho dataran tinggi yang berada di bagian selatan Semarang. Daerah ini merupakan salah satu daerah favorit saya untuk jalan-jalan di akhir pekan di Kota Semarang. Hal ini dikarenakan suasana dan suhu udara disini jauh lebih sejuk dibanding di Semarang kota yang sangat panas. Di Bandungan kita dapat menemukan banyak objek wisata seperti candi songo, Bukit Umbul, kebun teh, waterboom, gunung ungaran, dan masih banyak lagi. Selain itu, daerah ini juga menjadi langganan tempat makrab karena tersedianya banyak villa yang dapat disewa untuk beberapa hari.

Nah, salah satu tempat yang sedang hits di Bandungan adalah Susan Spa & Resort. Beberapa orang masih banyak yang belum tau mengenai tempat yang satu ini. Dari namanya saja kita pasti sudah tau kan ada apa saja di tempat ini? Yap, Susan Spa adalah tempat penginapan, spa, ceremonial (wedding, party, etc). Tapi jangan khawatir bagi sobat yang hanya ingin sekedar melihat-lihat dan menikmati beberapa fasilitas saja tentu bisa kok. Kebetulan saya pernah mengunjungi tempat ini bersama beberapa teman saya. Bagi sobat hanan yang belum tau mengenai Susan Spa & Resort dapat membaca sedikit ulasan saya berikut ini :)

Letak Susan Spa & Resort
Letak Susan Spa berada di daerah Bandungan Semarang. Tepatnya berada di Jalan Gintungan Utara, Dusun Piyoto, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah 50614. Untuk rutenya, jika sobat berasal dari Semarang Kota, tinggal masuk ke arah Bandungan hingga mencapai pasar Bandungan. Nah jika sudah sampai di Pasar Bandungan, Sobat tinggal tanya-tanya saja ke pedagang maupun penduduk disekitar pasar karena letak Susan Spa ini tidak jauh dari Pasar Bandungan.
Oh iya tempat ini dibuka untuk umum hingga pukul 19.00 malam. Waktu itu saya berkunjung kesana hanya untuk sekedar melihat-lihat dan menghilangkan penat saja, bukan untuk menginap maupun untuk spa. Saat memasuki kawasan ini pengunjung dikenai biaya masuk sebesar Rp.25.000/orang dan tiketnya dapat ditukar dengan menu makanan di resto. Asik kan.
La Kana Wedding Venue Susan Spa
Pendapat Saya Tentang Susan Spa & Resort
Menurut saya, Susan Spa merupakan salah satu tempat yang tepat untuk dikunjungi bagi yang menginginkan suasana baru maupun untuk hunting foto. Salah satu icon bangunan yang menjadi favorit untuk berfoto adalah La Kana yaitu tempat untuk gedung pernikahan. Bentuk gedungnya unik dan terkesan megah dengan dikelilingi kolam buatan dan rumput-rumput hijau yang bersih.
Selain La Kana, juga terdapat taman yang luas dengan hamparan rumput serta berbagai satwa-satwa yang dapat kita ajak untuk berfoto.

Pemandangan yang dapat dilihat dari sini juga indah. Kita dapat melihat pemandangan kota Semarang serta kebun-kebun yang berada di sekeliling Susan Spa.

Selain Penginapan, Spa, dan Wedding venue juga terdapat beberapa fasilitas lain yang dapat kita nikmati seperti Semi Outdoor Swimming pool (air hangat), restoran, caffe, fitnes, sauna & jacuzzi, ballrom hingga taman berkuda juga ada disini. Untuk harga penginapannya sendiri berkisar Rp.550.000 / kamar. Saya tidak bisa menceritakan lebih banyak mengenai fasilitas yang didapatkan jika menginap disini karena saya hanya datang untuk sekedar foto-foto saja bukan untuk menginap.
Kamipun berkeliling dan berfoto-foto hingga lupa waktu disini. Jujur, saya betah sekali jika disuruh berlama-lama disini. Selain suasana dan pemandangannya yang bagus, juga udara disini sangat segar dengan suhu dingin karena berada dibawah kaki gunung.
Gaya Ala Cover Majalah
Oh iya seperti yang saya sebutkan diatas, tiket masuknya dapat ditukar dengan menu makanan di Resto. Harga makanan yang kita pesan akan otomatis dipotong Rp.25.000. Kamipun tidak mau menyia-nyiakan ini. Setelah keliling berfoto-foto, kami bergegas menuju restoran untuk mengisi perut yang sudah keroncongan. Nyamnyamnyam
Makan dulu
Nah segitu dulu ya ceritanya. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menjadi referensi wisata kamu. Thanks.. Salam Hananmedia :)

Gunung Telomoyo : Pendakian dengan Motor Hingga Puncak

Saat saya diajak teman untuk mendaki gunung yang bisa didaki dengan menggunakan motor hingga puncak, awalnya saya tidak terlalu percaya. Dalam fikiran saya, yang namanya mendaki gunung pastilah berjalan kaki menyusuri badan gunung untuk mecapai ke puncak. Rasanya sulit dibayangkan motor dapat melewati dengan lancar  jalanan yang berbatu, tidak rata dan menanjak di pengunungan. Dengan berjalan kaki saja kadang kita harus ekstra hati-hati dan merangkak-rangkak untuk melewati track curam jalur pendakian.
Namun ternyata saya salah. Tidak selamanya jalur pendakian gunung hanya bisa dilewati dengan berjalan kaki saja. Gunung Telomoyo misalnya, kita dapat mecapai puncaknya dengan menggunakan motor lho. Jadi track di gunung ini sudah beraspal hingga ke puncak walaupun di beberapa titik terdapat jalanan yang berlubang dan berbatu. Nah gunung ini cocok sekali untuk pendaki pemula yang ingin menikmati panorama dan suasana di atas gunung. Penasaran ?

Letak Gunung Telomoyo
Letak Gunug Telomoyo ini gak jauh-jauh dari Semarang kok. Yap! Letak Gunung ini masih dalam lingkup Kabupaten Semarang, tepatnya di daerah Kopeng. Basecamp Gunung Telomoyo ternyata sangat dekat dengan basecamp gunung Andong.
Saat itu saya dan teman-teman saya berangkat pukul 04.00 subuh dari Tembalang, Kota Semarang dengan menggunakan sepeda motor. Rute yang kami ambil adalah rute mengikuti jalan raya arah Salatiga -  Jalan lintas lingkar luar Salatiga - Kopeng - Ngetas - Desa Telomoyo. Bagi teman-teman yang hendak kesana saya sarankan untuk melihat peta terlebih dahulu dan menghafal rutenya, karena jika tidak hafal dan nyasar di Kopeng akan sulit mendapatkan jaringan internet untuk membuka maps. Tapi itu tergantung operator masing-masing si.
Setelah beberapa kali menyasar di Kopeng, akhirnya pukul 06.00 pagi kami sampai di Gapura Desa Telomoyo yang sekaligus menjadi tanda pintu masuk gunung telomoyo. Disini kita akan dikenakan biaya retribusi sebesar Rp.5000 / orang.
Pemandangan dari puncak Telomoyo
Mendaki Gunung dengan Motor? Why not?
Dari gapura telomoyo menuju puncak membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit dengan menggunakan motor.  Cukup singkat untuk mendaki gunung setinggi 1894 mdpl yang biasanya memerlukan waktu 2 jam pendakian jalan kaki.
Nah yang harus diperhatikan sebelum mendaki adalah cek dahulu ketersediaan bensin kamu, karena sepanjang perjalanan nanti tidak ada penjual bensin eceran. Selain itu kondisi jalan yang terus menanjak juga akan mengikis cadangan bensin dengan cukup cepat. Yang kedua, perhatikan juga kondisi motor kamu. Pastikan motor kamu akan kuat menanjak sepanjang perjalanan dan cukup tangguh untuk melewati jalanan berlubang, berbatu, dan berpasir. Saat itu saya menggunakan motor matic berboncengan dengan teman saya. Alhasil di beberapa titik pembonceng harus jalan kaki karena motor tidak kuat melewati jalanan yang berlubang.
Sepanjang perjalanan saya sempat terheran-heran saat melihat track aspal yang menjulur hingga ke puncak. Saya salut dengan pekerja yang membuat jalan tersebut karena pasti sulit sekali untuk membuat aspal di kontur yang tidak rata dan menanjak. Sekarang jalanan aspal tersebut sudah banyak yang berlubang dan berbatu di beberapa titiknya. Jadi harus hati-hati saat melewatinya.
Track pendakian yang berbatu dan berlubang
Sepanjang perjalanan saya juga terkesima dengan pemandangan yang ditawarkan. Kita bisa menikmati view Semarang dari atas sana dengan balutan kabut pagi yang dingin-dingin empuk. Selain itu kita juga bisa melihat gunung-gunung lain yang berada di sekitar telomoyo.
Gunung Andong dari Telomoyo
Puncak Telomoyo
Saat sampai di puncak, saya merasa sedikit kecewa karena tidak seperti ekspektasi yang saya bayangkan. Puncak telomoyo sudah dipenuhi oleh bangunan, tower, dan juga pembangkit listrik sehingga kita tidak dapat menemukan feel "puncak" di gunung ini. Sebagai gantinya, kita dapat duduk-duduk menikmati pemandangan dari landasan paralayang. Landasan paralayang ini biasa digunakan untuk even-even kejuaraan paralayang menjadikan gunung Telomoyo semakin dikenal di masyarakat luas.
Dari landasan paralayang ini kita dapat bersantai sambil berfoto-foto. Tapi hati-hati ya karena landasan paralayang ini sangat curam dan tidak ada pembatasnya sehingga jika terjatuh maka akan masuk ke dalam jurang. Disini kita dapat melihat 6 gunung sekaligus, yaitu gunung Andong, gunung Merbabu, Gunung Ungaran, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, dan Gunung Lawu. Oh iya, saya tidak merekomendasikan untuk camping / bermalam di tempat ini karena keterbatasan lahan camping yang ada.
Landasan paralayang Telomoyo
Wefie dulu
Nah seperti itulah pengalaman pertama saya mendaki gunung dengan menggunakan motor hingga ke puncak. Menurut saya, gunung telomoyo ini hanya cocok untuk sekedar berwisata saja karena feel "mendaki" gunungnya tidak saya dapatkan sama sekali, jadi kurang "greget". Jika berniat untuk mendaki gunung yang benar-benar "mendaki" saya lebih prefer Gunung Ungaran atau Gunung Andong.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat menjadi referensi kamu dalam berwisata. Terimakasih :)
(Baca Juga : Pendakian Gunung Merbabu Jalur Selo : Cerita & Galeri )

Mengintip Secuil Keindahan Di Tanah Jepara : Pulau Panjang

Entah kenapa akhir-akhir ini saya sering sekali mengunjungi tempat-tempat berbau pantai. Padahal, awalnya saya jarang sekali menjadikan pantai sebagai salah satu  daftar dalam destinasi wisata saya. Hal itu karena saya selalu terbayang bahwa pantai-pantai di pulau jawa identik dengan pasir yang coklat dengan hamparan sampah dibalik gulungan-gulungan ombaknya. Namun ternyata anggapan saya itu salah besar! Banyak sekali pantai-pantai di Pulau Jawa yang masih terjaga keasrian dan keindahannya lho. Misalnya saja pantai-pantai di gunung kidul Jogja (Cerita saat ke gunung kidul akan saya post nanti ya), serta pantai di Jepara yang saya kunjungi akhir-akhir ini. Pantai-pantai disana menawarkan suatu eksotisme yang jarang saya temui dipantai Jawa. Bahkan beberapa diantaranya ada yang masih "perawan" lho (jarang terjamah manusia).
Pulau Panjang, Jepara

Nah, pada postingan ini saya akan berbagi cerita saat saya megunjungi Pulau Panjang di Jepara, Jawa Tengan sekitar satu minggu yang lalu. Kunjungan ke Pulau Panjang ini dalam rangka survey untuk salah satu program kerja Sobat Alam Teknik Industri yaitu Beach Camp. Untuk cerita dan info-info menarik mengenai kunjungan kami ke Pulau Panjang sudah saya rangkum disini agar dapat menjadi salah satu revensi kamu dalam berwisata pantai di Pulau Jawa. So, simak baik-baik ya

Perjalanan dan Lokasi Pulau Panjang : Jepara, Kami Datang!
Perjalanan dari Semarang ke Pantai di Jepara kami tempuh menggunakan mobil dengan waktu tempuh sekitar 2 jam 30 menit. Saat itu kami berangkat pukul 10.30 pagi dan sampai di Jepara sekitar pukul 13.00 siang. Jelas lebih singkat dibanding perjalanan ke Gunung Kidul Jogja yang cukup membuat pantat ngilu dan panas. Sebenarnya lama waktu perjananan ini bisa lebih sigkat jika kondisi jalan tidak macet atau menggunakan sepeda motor. Beberapa kali kami juga berhenti sejenak untuk membeli jajan dan istirahat makan siang.

Oh iya, Sebenarnya untuk mencapai pulau panjang terdapat dua alternatif : melewati jalur pantai kartini atau melewati jalur pantai bandengan. Hal ini dikarenakan pulau panjang terletak di tengah laut, sehingga kami harus menaiki perahu motor untuk menjangkaunya. Nah, saat itu kami memutuskan untuk melewati jalur Pantai Kartini karena jaraknya lebih dekat dibanding dari pantai bandengan yaitu hanya sekitar 15 menit dengan menggunakan perahu motor. FYI, Pantai kartini ini terletak 2,5 km arah barat dari pendopo Kantor Bupati Jepara, cukup strategis karena dekat dengan pusat kota Jepara.
Pantai Kartini dari tengah laut

Informasi Budget Ke Pulau Panjang : Kata Siapa Ke Pantai Jepara Bikin Kantong Jebol?
Sebagai mahasiswa yang memilki keterbatasan uang jajan, tentunya membuat saya lebih selektif dalam mengalokasikan anggaran agar tidak menangis diakhir bulan. Kadang saya harus berfikir dua kali jika diajak jalan-jalan karena takut akan menelanjangi seluruh isi dompet. Namun ternyata untuk berlibur ke pulau panjang tidak terlalu menguras biaya. Misalnya saja untuk perjalanan Semarang-Jepara dan Jepara-Semarang kami hanya menghabiskan bensin Rp.125.000 untuk 1 mobil. Dalam 1 mobil dinaiki oleh 5 orang, sehingga untuk bensin kami hanya mengeluarkan @Rp.25.000/orang. Untuk memasuki pintu utama pantai kartini dikenai biaya masuk Rp.5000/orang, dan ongkos menaiki perahu dari Pantai Kartini-Pulau Panjang Rp.20.000/orang. Nah setelah sampai di pulau panjang juga dikenai biaya retribusi Rp.3000/orang. Sehingga jika di total, biaya yang perlu dikeluarkan hanya Rp.53.000/orang (Rp.25.000 bensin + Rp.5000 masuk pantai kartini + Rp.20.000 naik perahu + Rp.3000 uang retribusi). Cukup sepadan dengan kepuasan yang kita dapatkan di Pulau Panjang.

Oh iya, Saat hendak menaiki perahu biasanya penumpang harus menunggu agar perahu penuh dahulu baru bisa berangkat. Beruntung, saat kami datang ternyata ada rombongan wisata dari TK Pekalongan yang berkunjung sehingga kami tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menaiki perahu ke pulau panjang. Jalur penyeberangan ke Pulau Panjang ini hanya dibuka hingga pukul 16.00 sore, jika lebih dari itu maka harus kembali esok hari.
Rombongan wisata dari TK Pekalongan
Selfi sek (abaikan jika mengganggu)
Dermaga di Pulau Panjang

Sedikit Gambaran Mengenai Pulau Panjang
Pulau dengan luas 19 hektare dan berjarak 1,5 mil laut dari Pantai Kartini ini cukup membuat kami betah berlama-lama menghabiskan waktu disini. Ekosistemnya masih asri, dapat dilihat dari air laut yang sangat jernih dan banyaknya kerang-kerang laut di tepi pantai. Selama disini, jarang sekali saya temukan sampah seperti di pantai-pantai lain, hanya beberapa sampah ranting pohon yang cukup berserakan diantara hamparan pasir.
Pulau Panjang (Sumber : Wikipedia)
Adanya kerang laut menandakan ekosistemnya masih terjaga

Saat memasuki pulau panjang, kami disambut oleh beberapa warung makan dan warung baju khas kaki lima di sekitar gerbang utama. Sempat kaget saat melihat ada juga warung yang buka di tengah laut seperti itu. Keberadaan warung-warung ini sangat membantu sekali jika dahaga mulai menyergap setelah keliling pulau dan berfoto-foto ria.
Pintu masuk pulau panjang
Warung di Pulau Panjang, hanya buka sampai jam 16.00 sore

Di pulau panjang tidak terdapat perumahan penduduk karena tidak ada sumber air tawar yang dapat dikonsumsi. Terlihat juga lampu-lampu dan sumber penerangan yang berasal dari tenaga panel surya. Beberapa fasilitas dan tempat yang terdapat di pulau panjang ini diantaranya WC umum, pendopo, mercusuar dan rumah makam Syekh Abu Bakar (Salah satu orang yang dihormati di Jepara). Jika ingin mengelilingi pulau panjang dibutuhkan waktu 1-2 jam, namun jika tidak mau capek-capek berjalan kaki, kamu bisa menyewa sepeda yang ditawarkan oleh pedagang senilai Rp.20.000/sepeda.
Jalan Setapak di tengah pulau
Toilet umum
Karena hari menjelang sore, kami memutuskan untuk tidak berjalan-jalan mengelilingi pulau. Yap, kami langsung menuju bibir pantai yang berada di dekat pintu masuk. Kami cukup kagum dengan panorama yang ditawarkan. Dengan pasir putih yang halus,  birunya air laut, semilir tiupan angin, semburat siluet sore, dan percikan air pantai membuat kami tidak ingin beranjak dari pulau ini. Terlihat juga beberapa orang yang sedang memancing atau sekedar berenang-renang ditepian pantai. Pantai di pulau panjang ini tidak berombak besar, hanya ombak-ombak kecil saja yang datang jadi aman sekali untuk berenang dan memancing.
Bibir pantai Pulau panjang

Pulau Panjang : Salah Satu Alternatif Tempat Beach Camp
Bagi kamu yang ingin merasakan nge-camp di pantai, mungkin pulau panjang adalah salah satu alternatif yang patut kamu pertimbangkan. Lokasinya sangat strategis dan mudah dijangkau, pasir putih dan ekosistem yang masih asri, serta pengunjung yang tidak terlalu banyak menjadi daya tarik bagi anak-anak muda yang ingin mengadakan makrab maupun beach camp. Apalagi setelah jam 16.00 sore semua pengunjung akan pulang ke pantai kartini karena jasa penyeberangan perahu tutup pukul 16.00 sore. Membuat kamu leluasa dalam melakukan runtunan acara makrab. Wah-wah berasa pulau sendiri ya.

Saat saya berkunjung kesana, terdapat segerombolan anak muda yang sedang nge-camp selama 2 hari. Menurut penuturannya, nge-camp di pulau panjang sangat seru karena bisa leluasa berenang dan memancing di bibir pantai, maupun menikmati malam dengan api unggun dibawah sinar bulan.
Ngecamp di  Pulau Panjang
Api Unggun

Pulau Panjang : Tempat yang Tepat Untuk Menghilangkan Penat
Jika kamu merasa suntuk, banyak pikiran, suka ngomel sendiri dan kehilanggan gairah kehidupan, mungkin dirimu kurang piknik! Tidak ada salahnya untuk memberi reward dirimu sendiri atas segala aktivitas dan pencapaian yang telah kamu lakukan di setiap harinya. Terutama bagi para mahasiswa yang dipenuhi tugas, laporan, praktikum, kerja praktek, tugas akhir dan tetekbengeknya. Biasanya semakin tua mahasiswa semakin berat beban hidupnya. Yap, Tinggalkanlah itu semua sejenak! berilah hadiah kepada dirimu sendiri berupa refreshing atas segala peluh dan tetes keringat yang jatuh di bangku perkuliahan. Hehe,
Menghilangkan penat atau menggalau?
Pulau Panjang : Salah Satu Pantai yang Instagram-able
Selain pantai-pantai di Gunung Kidul Jogja yang indahnya bukan kepalang, pantai di Pulau Panjang juga tidak kalah indah dibanding pantai di Gunung Kidul. Tidak hanya memanjakan mata dengan panorama yang ditawarkan, pulau panjang juga memanjakan jari-jari tangan untuk terus memencet tombol kamera berkali-kali. Sangat cocok untuk kamu yang doyan foto-foto dengan background pantai dan pasir putih. Tinggal bergaya dikit, cekrek, fotomu langsung instagramable tanpa perlu banyak edit.
Abaikan jika foto ini membuat sakit mata

Itu lah beberapa cerita dan informasi mengenai perjalanan saya ke Pulau Panjang.
Berwisata dan membaur dengan alam tidaklah salah, asal tetap menjaga kelestarian dan kebersihannya. Jangan hanya menjadi penikmat alam yang datang untuk berfoto dengan merusak ekosistem yang ada. Namun berbaurlah bersama alam, ikut menjaga dan syukuri atas semua yang alam suguhkan kepada kita.
"Alam ini diciptakan dengan jutaan misteri yang tidak kita ketahui. Bukan misteri yang membuat kita takut, tapi misteri yang membuat kita bergairah untuk mengetahuinya"
 Semoga bermanfaat

-Hanan M-