Pengalaman Berinternet Dari Masa Ke Masa

3:26:00 PM 36 Comments A+ a-

Internet merupakan suatu hal yang sangat vital di era global seperti sekarang ini. Banyak orang yang menjadikan internet sebagai suatu kewajiban bagi penunjang pekerjaan, edukasi, gaya hidup, dan kehidupan sosialnya. Internet membawa segudang manfaat bagi peradaban umat manusia, namun ada juga yang takut akan efek negatif berinternet. Ya benar sekali! Internet mempunyai dua sisi yang membawa dampak baik dan dampak buruk. Lantas bagaimana kita harus bersikap?

Haha tidak usah terlalu serius membaca paragraf pembuka diatas ya. Sebenarnya saya hanya ingin menceritakan mengenai pengalaman saya berinternet dari masa ke masa. Namun tetap masih ada kaitannya dengan topik paragraf pembuka diatas. Simak baik-baik ya, semoga terdapat pelajaran yang bisa diambil :)

Masa Kecil Anak 90-an : Bermain dan Menonton Kartun Lebih Mengasyikkan Daripada Internet
Saya lahir ditahun 1995 dan besar di Pemalang, kabupaten kecil di Jawa Tengah. Sebagai anak 1990-an, saya menghabiskan masa kecil dengan bermain bersama teman-teman dan menonton kartun. Terkadang saya juga senang mendengarkan lagu anak-anak yang dibawakan oleh artis-artis cilik seperti Joshua, Leoni, Tasya, Enno Lerian dan artis cilik lain.

Dahulu saya belum berkenalan dengan istilah "internet", yang saya kenal hanya istilah "tralala-trilili" sebagai salah satu acara musik anak favorit saya. Dahulu saya tidak jago bermain COC, Point Blank, maupun game online lainnya, saya hanya jago bermain kelereng, layang-layang, petak umpet, jamuran, cublak-cublak suweng, ingklingan, bentengan dan permainan favorit saya lainnya. Saya juga tidak tahu bagaimana caranya membuka youtube, yang saya tahu hanya cara menghidupkan TV untuk menonton kartun doraemon, p-man, hamtaro, hachi, ninja hatori, pokemon, dragonball dan kartun lain yang ditayangkan setiap hari minggu pagi. Dulu saya juga punya idola lho. Idola saya bukanlah tokoh-tokoh superhero kelas dunia seperti superman, batman, maupun spiderman. Idola saya hanyalah saras 008, panji manusia milenium, dan wiro sableng 212.

Oh iya, bicara soal acara TV, saya juga dulu suka sekali menonton sinetron. Sinetron yang saya senangi diantaranya indra keenam, gerhana, amigos X siempre, maria belen, carita de angel, dan sesekali menonton film india karena ibu saya sangat senang menonton drama dan film india. Terkadang saya harus berebut remote TV dengan ibu jika jam tayang film india berbarengan dengan acara TV kesukaan saya *oke abaikan.

Mungkin itu semua karena saya terlalu lugu sehingga saya tidak mengetahui hal-hal keren seperti yang dilakukan anak-anak zaman sekarang. Jangankan tau cara menggunakan internet, cara menghidupkan komputer saja saya tidak bisa. Hehe
Foto saya saat bayi.

Komputer Pentium III Sebagai Hadiah Sunatan : Pertamakali Mendengar Istilah Internet
Saat saya SD dahulu, teman-teman saya sering menceritakan mengenai hadiah dari orang tua mereka saat mereka mau disunat. Mungkin sudah seperti tradisi ya memberikan hadiah kepada anak agar anak mau disunat. Mereka memamerkan sepatu baru, sepeda baru, nintendo baru dan hadiah-hadiah lain yang mereka dapatkan seusai sunat. Nah saya-pun tidak mau ketinggalan, saya meminta dibelikan komputer kepada orang tua sebagai hadiah saat saya disunat. Jika tidak dibelikan, saya tidak mau sunat. haha maafkan anakmu yang bandel ini ya pak, bu telah merepotkan bapak dan ibu.

Akhirnya, saat kelas 5 SD komputer sayapun datang. Saat itu rasanya senang bukan kepalang walaupun sebenarnya saya tidak tahu cara menggunakan komputer. Dengan takut-takut saya mencoba menggeser-geser mouse dan memencet setiap tombol keyboard. Saya sangat takut komputernya meledak jika salah pencet. Nah pada saat itulah pertama kalinya saya mendengar istilah internet dari mas-mas tukang instal software.
Menanti hadiah sunatan

Walaupun sudah mendengar istilah internet, namun saya tidak tahu bagaimana cara menggunakan internet. Terlebih komputer saya tidak dilengkapi dengan jaringan internet.
Komputer hanya digunakan untuk memainkan game-game bawaan windows XP seperti game pinball, solitaire, dan minesweeper. Itupun rasanya sudah senang dan seru sekali. haha
Game minesweeper windows XP (Sumber : id.wikipedia.org)
Berkenalan Dengan Internet : Membuat Email Hanya Untuk Membuat Akun Facebook
Saya berkenalan dengan internet saat diajak ke warnet oleh kakak saya untuk membuat akun Facebook. Saat itu saya masih duduk di kelas 1 SMP sekitar tahun 2007. Kakak saya mencontohkan langkah demi langkah cara membuka browser, mengakses situs, dan berselancar dengan search engine google. Saya sangat kagum karena semua pertanyaan yang ditulis akan ada jawabannya di google.  Tidak lupa, kakak juga membuatkan email dan akun facebook untuk saya.

Itulah pertama kalinya saya mengenal internet. Saat itu biaya internet masih tergolong mahal dan kecepatan akses yang tergolong lambat. Sehingga kami tidak bisa berlama-lama di warnet untuk menjaga uang jajan  agar tetap aman.

Berkat Internet, Saya Pernah Merasakan Jadi Remaja Alay yang Dapat Saya Kenang hingga Sekarang.
Sama seperti remaja lain, saya juga dulu pernah alay di sosial media lho. Saya pikir, hampir setiap orang pernah merasakan fase kelabu ini agar dipandang gaul oleh teman-temannya.
Saya masih ingat dahulu saya sangat aktif di facebook dan bangga mempunyai jumlah teman yang banyak. Saya juga suka mengunggah foto-foto yang "mengerikan" dan update status setiap jam.

Sebenarnya saya sedikit malu untuk menampilkan status-status aibku di masa lalu. Haha. Namun bagaimapun, itu adalah status-status yang pernah mewarnai hidup saya. Saya tidak mau menghapusnya dari timeline facebook ataupun merasa malu jika ada orang yang iseng scroll timeline untuk melihat status masa jahiliyahku. Itu semua adalah bagian dari hidupku yang bisa saya kenang hingga tua nanti. haha
Astaghfirullah
Ampuni hamba ya Allah. haha
Mulai Menggunakan Internet Sebagai Media yang Bermanfaat
Memasuki masa SMA, saya mulai menggunakan internet sebagai media yang bermanfaat untuk menunjang akademik dan hobi saya. Menunjang akademik karena saya dapat dengan mudah menemukan materi-materi pelajaran dan referensi tugas hanya dengan sekali klik. Sistem pengumpulan tugas juga sudah berbasis email. Semua terbantu berkat internet. Informasi yang berlimpah di internet juga menambah pengetahuan saya.

Saat saya hendak meninggalkan bangku SMA, saya juga memanfaatkan internet sebagai ladang informasi dalam mencari kampus pilihan. Tidak hanya itu, pendaftaran dan pengumpulan berkas untuk menjadi mahasiswa baru juga sudah serba digital. Hingga akhirnya pengumuman kelulusan masuk perguruan tinggi jalur undangan sudah dapat dilihat di website pendaftaran. Alhamdulillah saya diterima di salah satu perguruan tinggi negeri seperti yang diharapkan. Internet sangat membantu dan memudahkan saya dalam berbagai hal khususnya dalam bidang akademik.
Nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan?
Oh iya, berkat internet saya menemukan minat saya dibidang blogging. Awalnya hanya iseng-iseng saja membuat blog dan menuliskan artikel absurd dan terkesan alay. Desain blog saya-pun awalnya sangat memprihatinkan karena menggunakan warna-warna yang mencolok, salju-saljuan, pasang lagu dan ada widget kolam ikannya. Maklum, dahulu saya belum mengetahui bagaimana cara membuat blog yang baik. haha
Blog absurd saya dulu
Internet Mengubah Gaya Hidup Di Era Digital Menjadi Lebih Praktis
Internet telah menggantikan gaya hidup manual menjadi gaya hidup serba digital dan praktis. Jujur, saya merasa sangat terbantu dengan kemajuan teknologi yang berbasis internet. Sekarang saya dapat menelfon dengan hemat hanya dengan modal paket data. Fungsi SMS-pun telah bergeser menjadi chatting.
Hanya dengan tiduran di kamar, saya dapat membeli barang dengan sekali klik. Jika ingin bepergian, saya tak perlu berpanas-panasan mencari ojek ataupun taksi karena sudah ada layanan ojek dan taksi online. Jika sedang tersesat, saya juga dapat membuka peta online dan mencari jalur tercepat ke tempat tujuan.

Internet juga dapat menjadi media promosi yang tepat bagi para pelaku usaha. Saya ambil contoh kecilnya saja, sadarkah kita mengapa caffe-caffe mulai memperhatikan bentuk makanan yang unik dan tempat yang menarik? Bentuk makanan yang unik dan tempat yang menarik merupakan faktor yang sangat penting selain faktor rasa masakan lho. Ya benar sekali! caffe tersebut memanfaatkan perilaku konsumen di zaman sekarang yang serba update di sosial media jika menemukan tempat yang unik. Dengan di unggahnya gambar makanan dan tempat yang unik oleh konsumen di sosial medianya, maka secara tidak langsung caffe tersebut mendapatkan buzzing / promosi secara gratis sehingga follower konsumen akan terpengaruh untuk datang.

Oh iya, saya juga punya toko online kecil-kecilan lho untuk mengisi waktu luang di sela-sela kuliah. Toko online saya bernama Hangeul_Dessert (Instagram) yang menjual beberapa jajanan. Alhamdulillah, lagi-lagi internet membantu saya dalam belajar berwirausaha..
Salah satu jajanan di toko online saya. Internet membantu belajar berwirausaha

Internet Juga Mempunyai Dampak Buruk : Bagaimana Kita Harus Bersikap?
Internet tidak hanya memiliki dampak yang baik bagi manusia, namun juga terdapat dampak buruk. Saya pernah mendengar beberapa berita mengenai efek negatif yang ditimbulkan akibat berinternet dan yang paling menghebohkan adalah tentang anak-anak yang melakukan tindakan asusila akibat menonton film porno di internet. Lalu bagaimana kita harus bersikap? apakah kita harus menutup diri dari perkembangan teknologi?

Menurut saya, setiap hal yang ada di bumi ini pasti ada dampak baik dan buruk, tergantung bagaimana kita menyikapinya. Perkembangan teknologi tak mungkin bisa dibendung ataupun dihindari. Yang harus dirubah adalah sikap mental kita dalam menerima perkembangan, bukan teknologinya yang dihindari. Jangan sampai hak untuk mendapatkan informasi dan kebebasan berekspresi kita terampas hanya karena membelenggu diri dari internet.
Jika diibaratkan "internet" adalah sebuah pisau, jika pisau itu jatuh ditangan seorang penjahat maka akan sangat mematikan, namun jika pisau tersebut jatuh ditangan seorang Chef maka akan menghasilkan masakan yang sangat lezat.

Oh iya sebenarnya saya juga kurang setuju bila anak-anak dilarang dan dijauhkan dari internet karena itu sama saja merampas hak kebebasan anak-anak mendapatkan informasi dan berekspresi. Saya lebih setuju bila anak-anak diberi edukasi yang baik dan dibentuk sikap mentalnya dalam menerima perkembangan teknologi. Dengan begitu, diharapkan anak-anak dapat menjadi "Seorang Cheft" jika dihadapkan dengan sebuah pisau. Saya menyadari gaya hidup masa kecil anak 90-an dan masa kecil anak-anak zaman sekarang sangatlah berbeda. Ya begitulah yang terjadi, tak bisa disama-samakan, memang masa-nya saja yang sudah habis. Oleh karena itu cara mendidiknya pun sangat jauh berbeda. hehe namun itu menurut pandangan saya si yang masih awam dan jauh dari kata baik.

Secuil Kisah Inspiratif dari Mba Ani Berta : Internet Menyelamatkan Seorang Anak yang Dianggap Gila
Pada Sabtu 19 Maret 2016 kemarin, saya menghadiri workshop Fun Blogging di Gedung Indosat Ooredoo Semarang. Acara ini dibawakan oleh 3 pembicara keren yang sudah ahli dalam bidang blogging dan sosial media yaitu mba Haya Aliya Zaki, mba Shintaries, dan mba Ani Berta. Salah satu sponsor dalam acara ini adalah Indosat Ooredoo.

Oh iya selama acara berlangsung juga diadakan kontes live tweet. Saat itu saya sempat kuatir karena kebetulan paket data ponsel saya sudah habis sehingga saya terancam tidak bisa mengikuti kontes live tweet. Sudah hampir menyerah saya saat itu. Namun tiba-tiba tim marketing communication Indosat Ooredoo datang membawa secercah harapan. Mereka datang untuk memperkenalkan paket Freedom Combo dan membagi-bagikan hadiah untuk kami. Saya mendapatkan kartu IM3 Ooredoo yang sudah berisi paket Freedom Combo secara cuma-cuma. Tanpa berpikir panjang saya langsung memasang kartu IM3 Ooredoo di ponsel saya dan mendapatkan sinyal 4G dengan kecepatan penuh. Senang rasanya karena berkat jaringan 4G IM3 Ooredoo, pengalaman Live Tweet perdana saya dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Walaupun tidak menang, setidaknya saya mendapatkan pengalaman live tweet yang belum pernah saya lakukan sebelumnya. hehe
Tim dari Ooredoo sedang memperkenalkan Freedom combo dan bagi-bagi hadiah
Oh iya, saat workshop Fun blogging kemarin terdapat satu kisah inspiratif dari mba Ani Berta yang sangat membekas di ingatanku. Mba Ani Berta menceritakan bagaimana teknologi internet dapat menyelamatkan jiwa seorang anak penyandang Autis yang dipasung oleh keluarganya karena dianggap gila.

Cerita ini adalah kisah nyata. Sudah bertahun-tahun anak penyandang Autis ini dipasung oleh keluarganya dan tidak ada seorangpun yang peduli akan hal ini. Keterbatasan ekonomi adalah salah satu alasan keluarga memperlakukan anaknya sepeti itu. Mba Ani Berta mencoba melaporkan nasib anak itu ke masyarakat sekitar, namun hal ini sia-sia. Lantas mba Ani-pun mencoba melaporkan ke pemerintah setempat, namun hasilnya juga nihil. Tidak ada tindakan nyata yang dilakukan oleh pemerintah setempat atas pelaporan tersebut. Tak habis akal, akhirnya mba Ani Berta melaporkan anak malang tersebut ke Internet (menuliskannya di sebuah blog) dan hasilnya sangat diluar dugaan. Artikel tentang anak malang itu menjadi viral di dunia maya dan mengundang rasa empati dari para netizen. Bantuanpun akhirnya datang untuk anak malang tersebut agar kehidupannya menjadi lebih baik.

Saya sangat kagum mengenai teknologi internet yang dapat menyelamatkan anak tak bedosa dan mengembalikan hak-nya sebagai manusia untuk hidup bebas. Saat itu mba ani juga menegaskan ke peserta Fun Blogging, bahwa seorang blogger juga harus membawa pengaruh positif bagi pembaca.

Banyak sekali manfaat dan pelajaran yang dapat saya ambil dari Acara Fun Blogging kemarin. Saya merasa beruntung bisa menjadi salah satu anggota Fun Blogging dan berusaha menerapkan ilmu yang saya dapatkan. Apalagi jika didukung oleh internet 4g yang cepat, stabil dan murah dari IM3 Ooredoo dengan paket Freedom Combonya. Kegiatan blogging pasti berjalan lancar dan menyenangkan.
Mba Ani Berta sedang menularkan ilmunya
Itulah pengalaman berinternet saya dari masa ke masa. Mulai dari tidak mengenal internet hingga menjadi suatu kebutuhan dan gaya hidup yang tidak dapat dilepaskan.
Semua dikembalikan ke diri kita masing-masing tentang bagaimana cara kita menerima perubahan, bagaimana sikap mental kita terhadap kemajuan teknologi. Apakah kita akan menjadi "seorang penjahat" atau menjadi "seorang cheft"?

Saya berharap postingan ini dapat menghibur dan bermanfaat.
"Bagaimana pengalaman berinternetmu?"

Hananmedia.com berusaha memberikan informasi yang lengkap, berimbang, dan jujur. Menuliskan review yang mengandung 'story and value' berdasarkan pemikiran, opini, dan pengalaman pribadi.

36 komentar

Write komentar
Erdin Popo
AUTHOR
April 1, 2016 at 4:41 PM delete

wah, lengkap banget gan artikelnya..

Reply
avatar
April 1, 2016 at 5:13 PM delete

di endorse sm indosat ooredoo ya mas. keren

Reply
avatar
April 1, 2016 at 7:30 PM delete

wah baca ini jadi inget waktu pertama kali pakai Google, takjub gitu, haha...
ini tulisan yang membawa kembali memori-memori lucu masa lalu, ketje!

Reply
avatar
Heru Arya
AUTHOR
April 1, 2016 at 11:07 PM delete

Memoreble banget materi lo Hanan. Bentar, gue mau hening dulu.

Oke. Ternyata perjalanan lo kenalan sama Internet sangat panjang, ya. Soalnya memang kalo dipikir-pikir kembali. Memang, sejarah pertemuan internet pasti beda-beda dan unik-unik. Ceritamu salah satunya yang menurut gue unik plus padet.

Mulai dari sunatan dapet hadiah komputer. Buset.... Sunat aja, dapet Komputer, lan gue..? Dapet hape. Lumayanlah.

Gue juga suka lucu sih, kalo inget pertama buat FB dan email gitu. Sumpah, deh. Geli sendiri kadang bacanya. Tapi, apalah dayakan. Udah terjadi. Paling nggak, kita (Ceile... kita) jadi tau kalo perjalanan dari masa ke masa itu seperti apa.

Keren banget, kenal Blog udah lama. Lah, gue. Masih baru banget. Lebih tepatnya Newbielah..

Ya, meskipun dampak Internet ada Positif dan Negatif Itu yang harusnya disisati kedepannya. Tentang penggunaan.

Reply
avatar
April 2, 2016 at 2:32 AM delete

haha kalo dulu jaman gue SD paling seneng nonton power ranger, kalo nggak si dul anak betawi, sok kenal sok deket, haha jaman jaman kaga enak.

Tapi gue kenal blog udah dari smp, dari alm. ayah gue yang juga nulis blog pendidikan. sayang nya di masa itu gue nggak tau nama blognya sampe sekarang, mungkin blognya udah ditelan waktu, nggak ketemu. jadi curhat bang

Reply
avatar
Rifqi Banyol
AUTHOR
April 2, 2016 at 6:03 AM delete

Lengkap pake banget bang!
Wah dari SD udah di kenalin komputer, gue dulu SMP bang.

Dan awal kenal internet, SMA bang. Hiksss...
Dulu sama kayak lo, bikin email cuma untuk bikin facebook. Hehe
Dulu kayaknya masih pake yahoo deh, tapi kebanyakan sekarang gmail.

Oh iya. Sekarang dunia internet mampu merubah dunia. Kayak kisah tadi, tapi Sekarang ada yg lebih bisa bantu lagi kayak kitabisa.com tuh.

Reply
avatar
April 2, 2016 at 10:08 AM delete

internet emang dibutuhin banget ya sekarang :D

Reply
avatar
April 2, 2016 at 12:09 PM delete

Gue gak bisa berkata-kata, pas liat ini artikel dan gue seperti dejavu kembali ke masa-masa lalu. Awal-awal kenal internet itu pas SMP, punya hape pas SMA, sekarang mah anak TK aja udah punya gadget. Perkembangan teknologi yang cepat banget, tapi ya dampaknya anak-anak jadi kurang main sama temen-temennya karena keasikan main game di gadget. Makanya sampe ada sebutan antisosial. Hiyy ngerii... Meskipun begitu memang internet banyak manfaatnya. Yang penting mah harus bijak makenya. Hehehe...

Oh iya ada saran dikit nih, itu tulisannya kalo bisa jangan numpuk-numpuk gitu, keliatannya satu paragraf panjang bangeeeet... Kalo bisa dikasih enter Bro...

Salam kenal.. :D

Reply
avatar
Hanan M
AUTHOR
April 2, 2016 at 3:48 PM delete

Siip benar bgt harus bisa menyikapi dampak dr perkembangan teknologi

Reply
avatar
Hanan M
AUTHOR
April 2, 2016 at 3:50 PM delete

Kenal blog karena ayahn y keren... kalo nemu alamatnya pst senang bgt ya

Reply
avatar
Hanan M
AUTHOR
April 2, 2016 at 3:51 PM delete

Merubah dunia dan merubah gaya hidup menjadi lebih efektif dan praktis. Semua trgantung sikap mental kita dalam menghadapi perkembangan :)

Reply
avatar
Hanan M
AUTHOR
April 2, 2016 at 3:53 PM delete

Makasih bgt atas kritiknya ya.. sangat bermanfaat.. kedepannya saya berusaha memperbaiki lagi :)

Reply
avatar
Eko Nurhuda
AUTHOR
April 3, 2016 at 10:23 AM delete

Wah, keren ya kelas V SD sudah dipegangi kompi. Saya dulu baru pas SMA tahu komputer, jaman masih Word Star cuma buat nyari sertifikat syarat kelulusan. Tahu internet pas kuliah di Jogja, belahar sendiri di warnet ngabisin duit gak jelas, hahahaha...

Reply
avatar
Hanan M
AUTHOR
April 3, 2016 at 6:08 PM delete

Iya mas dulu soalnya waktu SD komputer sudah lumayan banyak yang punya. jadi ikut2an minta dibeliin.. haha

Reply
avatar
April 4, 2016 at 3:42 PM delete

Anak sekarang masih kecil pun sudah bisa pake komputer, contohnya anakku sendiri. Sebelum sekolah sudah biasa main komputer, sekarang kelas 3 SD sudah lihai. Emaknya aja kalah..hehe'
tapi tetep aku batasi, biar nggak kebablasan

Reply
avatar
Hanan M
AUTHOR
April 4, 2016 at 6:26 PM delete

Haha iya bu. Anak sekarang mmg sudah jago2 dg teknologi..

Reply
avatar
dian nafi
AUTHOR
April 6, 2016 at 3:54 PM delete

wah, pengalamannya komplit:)

Reply
avatar
ARCHA BELLA
AUTHOR
April 6, 2016 at 11:01 PM delete

sippp..suka bacanya ..ga bertele2 tapi tepat sasaran....
mudah2an menang,...

Reply
avatar
Mechta
AUTHOR
April 6, 2016 at 11:15 PM delete

Salam kenal, Hanan... Ah, membaca pengalamanmu jd ingat ponakan2 ABG yg lg alay2nya di FB..hehe.. Salam sukses ya..

Reply
avatar
i Jeverson
AUTHOR
April 7, 2016 at 10:08 AM delete

internet memang keren. internet itu kebutuhan yang tak terbantahkan!
hahaha, keren juga permintaan sunatnya. ellite ya, minta komputer. dampak positif negatif pasti ada, terutama fase-fase alay yang dibentuk oleh internet itu sendiri. uhuk

Reply
avatar
Hanan M
AUTHOR
April 7, 2016 at 11:19 AM delete

aamiin.. makasih kak :)

Reply
avatar
Hanan M
AUTHOR
April 7, 2016 at 11:20 AM delete

Fase2 alay itu sesuatu bgt. haha

Reply
avatar
Susindra
AUTHOR
April 7, 2016 at 7:02 PM delete

wah... status zaman dulu bikin puzing yang baca ya. hehehe

Btw... pengalaman berinternetnya lengkap ya... setelah jajal 4G pasti ketagihan ya

Reply
avatar
Indra3H
AUTHOR
April 7, 2016 at 7:17 PM delete

Hadiah sunatnya keren banget Mas

Reply
avatar
Hanan M
AUTHOR
April 7, 2016 at 9:55 PM delete

ketagihan soalnya kenceng banget.. wuss wuss

Reply
avatar
Hanan M
AUTHOR
April 7, 2016 at 9:56 PM delete

dulu komputer pentium 3 memang sudah terasa keren ya mas tapi skrg kayaknya udah banyak yang jauh lebih keren

Reply
avatar
Nursahid Rm
AUTHOR
April 8, 2016 at 1:13 AM delete

Enak banget sunat dapet laptop. Kenapa dulu aku enggak kepikiran. Aduuuuhh.
Yang jelas internet sudah menjadi kebutuhan primer sekarang ini. Kalo enggak kenal internet kita bener-bener gak tau apa-apa. Semua serba internet. Yang negatif itu tergantung keimanan kita. Disitulah letak ujiannya. Cieee

Reply
avatar
Hanan M
AUTHOR
April 8, 2016 at 10:43 AM delete

yap tergantung diri orang masing2 si.. namun yang pasti internet banyak sekali manfaatnya

Reply
avatar
dipi
AUTHOR
May 5, 2016 at 7:12 PM delete

Kronologis pertemuan romantis Hanan dengan internet ya... hehe.. lengkap banget. Dan jelas pula bahwa, ketika Hanan belum genap berusia 5 tahun pun, aku sudah kuliah, yang artinya aku kenal internet ya pas kuliah. Dulu ada Mirc untuk chatting... aku dapet temen yang sampe sekarang tetep kontak, trus ada medsos friendster dan hi5 yang sekarang aku udah lupa passwordnya apa.
Aku setuju internet akan kembali pada pemakainya apakah jadi manfaat atau mudarat. Makanya karakter itu sangat penting. Batasi penggunaan internet sesuai umur, bacaan berkonten sehat, durasi pemakaian yang bijaksana tetep sih perlu kita perhatikan mau berapapun umur usernya.

Sekarang jamannya internet positif kan ya ^^

Reply
avatar
Hanan M
AUTHOR
May 26, 2016 at 8:12 PM delete

Sebenernya saya gak terlalu mudeng dengan medsos2 yang kakak sebutkan :D

Internet positif atau internet "positif" XD

Reply
avatar

Setelah baca, jangan lupa tinggalkan jejak ya kawan.. :)